SURABAYA(Pos Kota)- Peternak ayam petelur di Jombang Jawa Timur sedang resah. Hal itu dipicu oleh kenaikan harga pakan. Selain itu, harga jual telur tersebut juga sangat rendah.
Bambang Suirman,45, salah satu peternak ayam penghasil telur, asal Desa Pacar Peluk, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang mengatakan, sejak nilai mata uang dolar AS naik beberapa bulan lalu, sejumlah peternak mulai kelimpungan.
Pasalnya, harga telur di pasaran tak kunjung naik, sementara harga pakan ternak terus melonjak. Dengan harga telur Rp13.500 perkilogram, peternak hanya mampu mengembalikan modal usaha peternakan ayam petelur.
Untuk mendapatkan keuntungan, para peternak harus menjual telur ke pasar dengan harga diatas Rp14.000 perkilogram. “Kalau kurang dari harga Rp 14 ribu hasilnya hanya impas modal, bisa bisa malah rugi,” ujarnya, Sabtu (12/10).
0 comments:
Post a Comment