Mengelola Sampah Di Kota

Written By nomBlank on Tuesday, November 12, 2013 | 6:45 PM



Pernahkah kita berpikir bahwa masalah sampah yang terjadi di kota – kota, Siapa yang disalahkan ketika sampah bertebaran dimana-mana? Siapa juga yang harus bertanggung jawab? Bagaimana dengan pertumbuhan masyarakat kota?
Semakin banyaknya sumber-sumber sampah yang bermunculan di Kota, apakah perkembangan Kota menyebabkan banyak pengusaha atau pedagang yang tertarik untuk mengembangkan usahanya disalahkan?
Sampah merupakan ancaman yang serius dapat meningkatkan penyakit, setiap usaha akan menghasilkan sampah organik maupun sampah anorganik. Sampah yang merata tidak hanya dari pedagang saja, melainkan pejalankaki yang sembarangan membuang sampah dan juga sampah dari rumah tangga. Faktor utama peningkatan volume sampah di kota karena pola konsumsi warga sangat besar setiap harinya, disamping banyaknya pasar atau PKL yang tersebar dibeberapa titik di kota.

Berikut Permasalahan yang ditimbulkan dari sampah :
1.     Sulitnya mendapatkan lahan TPAS yang umumnya berada di luar kota, karena penolakan masyarakat sekitar
2.      Proses Pembusukan Sampah yang menghasilkan Leachate
3.      Pencemaran Sumber Air dan Lingkungan
4.      Sampah Sebagai Sarang Bibit Penyakit

Sampah perkotaan adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia yang bersumber dari rumah tangga, komersial,industri, dan aktifitas lainnya. Selama ini sebagian besar masyarakat masih memandang sampah sebagai barang sisa yang tidak berguna, bukan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan.
Tingkat pertumbuhan penduduk indonesia yang tinggi mengakibatkan bertambahnya volume sampah yang dihasilkan dari tahun ke tahun. Aktifitas dan pola konsumsi masyarakat perkotaan mempengaruhi jumlah sampah yang dihasilkan. Apabila tidak dikelola dengan baik timbul masalah pencemaran sumber air, tanah, udara dan bau, dan lebih jauh menimbulkan rasa tidak nyaman dan gangguan kesehatan.
Apakah Pemerintah Kota sudah menyiapkan sistem pengelolaan yang baik terhadap sampah-sampah tersebut? Atau hanya mengandalkan TPA sebagai solusi yang tepat dalam menghadapi jumlah sampah? Memang mengelola sampah tidaklah mudah, dan juga tidak mudah untuk membangun tempat pembuangan sampah akhir (TPA), dari masyarakat yang hidup di sekitar TPA juga tidak ingin lingkungan sekitarnya di kelilingi sampah dari kota, seakan desa atau tempat tinggal mereka tidak pernah dihargai.
Mengelola sampah dengan membedakan Sampah plastik, botol, kertas dan kaleng minuman lebih efektif, yang kemudian bisa menghasilkan uang dengan menjualnya ke pabrik atau tempat-tempat yang menerima barang rongsokan. Yang paling penting adalah  merubah pola pikir masyarakat jangan lagi menganggap sampah adalah barang kotor. 
Sampah yang selalu menjadi masalah utama di kota, perlu ada aturan yang secara ketat untuk mengelola sampah yang dihasilkan agar tidak menimbulakan bau yang tidak enak, disertai dengan pengawasan yang baik. Seharusnya Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), berkordinasi dengan pedagang setiap harinya, dan menjadikan acara ini sebagai acara atau agenda rutin.
Selain itu, keterbatasan jumlah personel dalam pengangkutan sampah selalu menjadi persoalan klasik yang dihadapi oleh setiap kota, untuk menambah daya semangat para pasukan kuning yang bekerja perlu juga menarik retribusi pada setiap pedagang. perlu adanya koordinasi antara pasukan kuning, pemerintahan kota dan pedagang.
Dengan mengandalkan petugas kebersihan saja tidak akan cukup, apalagi mereka bekerja tidak fulltime,jangan hanya menyerahkan sampah tersebut kepada petugas kemudian tidak mau tau lagi dengan alasan sudah membayar iyuran sampah setiap hari atau bulannya.
Masyarakat, pengusaha dll harus berperan aktif untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang baik agar sampah yang di hasilkan tidak banyak sehingga tidak mengancam diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Ditulis Oleh : nomBlank ~Wajah Indonesia

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Mengelola Sampah Di Kota yang ditulis oleh Wajah Indonesia yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 6:45 PM

0 comments:

Ebook-Panduan

Berlangganan

Andai aku Jadi....
  
pollcode.com free polls 

Featured Posts